Bilangan
Ketahuilah bahwa diriku adalah hal yang paling pokok dalam matematika. Karena dengan diriku matematika bias diwujudkan, dan dengan diriku pula matematika bias digunakan.
Matematika ada, ketika diriku ada.
Aljabar
Wahai bilangan, mengapa engkau begitu sombongnya…
Tidakkah kau sadar, bahwa kau tidak akan pernah ada jika tidak digunakan dalam keluarga kami (Aljabar), lalu mengapa kau tidak pernah berterima kasih atas nikmat yang telah kau dapatkan?
Tidakkah kau tahu, bahwa kau sangat terbatas, kau memang dapat berbilang, namun akankah kau lupa bahwa kau juga tidak berbilang???semua sangat terbatas….kecuali yang Maha Tak Terbatas
Kau adalah bagian kami, maka sesunguhnya kamilah yang lebih pantas mewakili matematika
Geometri
Wahai bilangan, mengapa engkau begitu sombongnya…
Tidakkah kau sadar, bahwa kau tidak akan pernah ada jika tidak digunakan dalam keluarga kami (Geometri), lalu mengapa kau tidak pernah berterima kasih atas nikmat yang telah kau dapatkan?
Tidakkah kau tahu, bahwa kau sangat terbatas, kau memang dapat berbilang, namun akankah kau lupa bahwa kau juga tidak berbilang???semua sangat terbatas….kecuali yang Maha Tak Terbatas
Kau adalah bagian kami, maka sesunguhnya kamilah yang lebih pantas mewakili matematika
Kalkulus
Wahai bilangan, mengapa engkau begitu sombongnya…
Tidakkah kau sadar, bahwa kau tidak akan pernah ada jika tidak digunakan dalam keluarga kami (Kalkulus), lalu mengapa kau tidak pernah berterima kasih atas nikmat yang telah kau dapatkan?
Tidakkah kau tahu, bahwa kau sangat terbatas, kau memang dapat berbilang, namun akankah kau lupa bahwa kau juga tidak berbilang???semua sangat terbatas….kecuali yang Maha Tak Terbatas
Kau adalah bagian kami, maka sesunguhnya kamilah yang lebih pantas mewakili matematika
Statistika
Wahai bilangan, mengapa engkau begitu sombongnya…
Tidakkah kau sadar, bahwa kau tidak akan pernah ada jika tidak digunakan dalam keluarga kami (Statistika), lalu mengapa kau tidak pernah berterima kasih atas nikmat yang telah kau dapatkan?
Tidakkah kau tahu, bahwa kau sangat terbatas, kau memang dapat berbilang, namun akankah kau lupa bahwa kau juga tidak berbilang???semua sangat terbatas….kecuali yang Maha Tak Terbatas
Kau adalah bagian kami, maka sesunguhnya kamilah yang lebih pantas mewakili matematika
Persamaan dan Pertidaksamaan
Wahai Bilangan, Wahai Aljabar, Wahai Geometri, Wahai Kalkulus, dan Wahai Statistika mengapa engkau perdebatkan hal ini. Bukankah kalian ada, untuk dapat saling melengkapi??? Karena kalian adalah satu kesatuan yang tidak dapat saling dipisahkan.
Mengapa juga kalian harus merasa perbeda sedang kalian masih banyak memiliki kesamaan, sedangkan kami Persamaan dan Pertidaksamaan yang jelas berbeda saja mau berjalan berdampingan untuk mewujudkan aliran kehidupan dalam harmonisasi….
Apakah kau tidak menyadari arti keberadaan kita dalam matematika?
Kita hanyalah bagian kecil dari matematika, bukan???
Lalu?????
Orang Tua Berambut Putih
SELAMAT!!! Persamaan dan Pertidaksamaan ….
Teruslah bergerak dan berusaha…
Kini kau telah lebih dekat dengan proses untuk mencapai titik terang….
Belajarlah untuk lebih memahami…..
wallahu’aam bishowab…semoga segera mendapatkan jawaban
Tidak ada komentar:
Posting Komentar