Bismillahirrahmanirrahim...
Awalnya, hal ini berawal dari sebuah perjalanan persahabatan...
di saat perjalanan hidup seorang sahabat, pastinya akan mengalami pasang surut.
kadang kala, dia akan mampu menjadi orang yang sangat mengerti diri ini,
namun kadang dia juga sebagai manusia yang sangat jauh dari sempurna.
dia punya rasa, dia punya keikhlasan, dia juga punya kebosanan...
yach, bisa jadi seorang sahabat akan menjadi tempat untuk meluapkan kekesalan.
bukan untuk mengungkit2 kesalahan atau kekesalan orang lain,
namun andaikan saja dia tahu bagaimana perasaan seorang sahabat yang sekian lama telah berusaha untuk menjadi yang terbaik, meskipun dia belum mampu melihat upaya tersebut...
Wahai Saudaraku...
Wahai Sahabatku...
masih sangat melekat di dalam ingatan ini, saat kumerasakan kegundahan,
dan...kaulah yang dikirim Allah untuk mendengar suara hati ini...
kaulah yang dikirim oleh Sang Penguasa Hati untuk menghapus air mata ini...
Kawan...
Setelah sekian lama mungkin ku belumbisa menjadi seorang Sahabat yang dulu lagi...
Karena diriku sendiri juga sedang menata diri...
jika kau menanyakan tentang keikhlasan...
maka, saat ini itulah yang aku cari...
Entah dengan apa, ku akan bisa menjelaskannya untukmu...
seakan saat ku bertemu denganmu, bibir ii terkunci tuk memulai perbincangan terlebih dahulu...
perlu berulang kali, kini ku harus pikirkan saat ku akan menyampaikan sesuatu...
karena ku sadar bibir ini, sangat dekat dengan kebohongan dan kemunafikan...
hati ini selalu dipenuhi dengan kebimbangan...
seperti halnya yang telah kau sampaikan untukku.
Sahabat...
Aku memang bukanlah teman yang baik untukmu mungkin,
Aku juga bukan orang menyenangkan mungkin...
Aku sangat 'njelehi'... dan apapun itu...
Hanya saja, mungkin ku butuh sedikit waktu...
terima kasih untuk segala yang telah kau perjuangkan...
semoga sedikit tulisan ini, bisa menjadi wakil dari jawaban yang kau harapkan...
'1 senyum' yang telah kukirimkan pada hari jumat...
dan 'sebuah catatan' yang mengikutinya...
'Afwan katsir...asif jiddan...
Sabtu, 23 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar